oooh…

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

petikan riang sampe ini kupersembahkan baginya
diantara tabuhan simfoni kesedihan di malam lalu
tak ada tawa tak ada tangis
senyum tipis jiwanya melirih
menggigil diantara inginnya
angin tak lagi hembuskan rasa
sejenak dalam keheningan
tak mampu menyublim asa
cercah mentari pagi menjelma
diantara titik embun di dedaunan
yang mengelayut mesra di pohon terakhir
dalam ruang hampa diri

[051030.0355]
:: untuk seorang laila

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>