(e)-leaderships

environment, education and information technology
Google

orangutan akan dibedah

By timpakul • 11 Jun 2006 • Category: celoteh [ Cetak celoteh ] - 151 dilihat

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

membedah orangutanPusat Penelitian Hutan Tropis Universitas Mulawarman (PPHT Unmul) akan menyelenggarakan acara ?MEMBEDAH ORANGUTAN? yang terdiri dari acara Bedah Buku Orangutan Diambang Kepunahan (Kondisi Orangutan Liar di Awal Abad ke-21) dan Lokakarya Penyusunan Rencana Aksi Orangutan dan Habitatnya di Kalimantan Timur. Acara akan dilaksanakan di Ruang Pertemuan PPHT Unmul Kampus Gunung Kelua Samarinda pada hari Rabu ? Kamis tanggal 14-15 Juni 2006.

Akhirnya, dalam waktu dekat bentuk pengelolaan program penyelamatan satwa, khususnya orangutan, di Kalimantan Timur akan dibedah bersama. Peneliti, akademisi, pemerintah dan pegiat pelestarian satwa di Kaltim mencoba untuk melihat secara bersama secara obyektif kondisi kekinian upaya penyelamatan orangutan.

Acara bedah buku akan dimoderatori oleh Dr Chandra Boer (Peneliti, PPHT/Pusrehut Unmul) dengan pembicara Dr Erik Meijaard (penulis buku dan peneliti TNC) dan pembahas aspek strategi dan politik konservasi, Dr Suryo Adiwibowa (pakar politik konservasi IPB), aspek budaya dan agama, Korrie Layun Rampan (budayawan), serta aspek biologi, Dr Sri Suci Utami (peneliti, BOSF). Pada hari kedua akan dihadirkan pembicara Ir Arman Malolongan (Dirjen PHKA Departemen Kehutanan), Rondang Siregar, M.Phil (peneliti Orangutan Sumatera, Conservation International), dan Dr. Ir. Aldrianto Priadjati (Ketua Harian BOSF).

Semoga ini menjadi awal dari sebuah upaya yang benar-benar untuk penyelamatan orangutan dan habitatnya. Bukan lagi menjadikan orangutan sebagai obyek eksploitasi semata. Yang juga penting, bagaimana sebenarnya manusia tidak juga terpinggirkan akibat program-program penyelamatan satwa. Serta habitat satwa, yang juga merupakan sumber kehidupan manusia, dapat memberikan sebuah kesejahteraan bagi komunitas lokal, bukan bagi makhluk asing yang selama ini telah melakukan “pencurian” kekayaan negeri ini secara terstruktur.

tak penting menyelamatkan satwa !

Random Posts

timpakul is menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan
Email this author | All posts by timpakul

One Response »

  1. Tak penting menyelamatkan satwa?

    masa sich?

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word