memanen penjara

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

pertarungan elit kekuasaan dan elit politik berkaitan isu yang sedang trend akibat didorongkan oleh kelompok (yang ngakunya) hijau, illegal logging, memiliki sebuah dampak yang tak diperhitungkan sebelumnya. para petani kayu saat ini harus bertarung untuk memperdagangkan kayu yang telah lebih dari delapan tahun ditanam. bukan juga kayu hasil alam yang tak sengaja, ini kayu yang ditanam. bibit dibeli sendiri. dipelihara sendiri. tanpa bantuan pelayan publik (pemerintah) dan juga aparat mengamankan (polisi).

tak pernah terbayangkan bagi petani kayu harus menikmati dinginnya tidur dibalik jeruji besi. seolah telah merugikan negara. para koruptor saja masih tidur nyaman di balik jeruji dengan kasur busa dan berbagai fasilitas penghibur lainnya. seorang petani kayu yang hanya ingin meraih 285ribu rupiah setiap meter kubik kayu yang ditanamnya harus bermimpi buruk di balik jeruji. dimanakah keadilan berada ?

tak penting memanen penjara !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>