Pantai: Limpahan Energi

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Krisis energi. Biodiesel menjadi sebuah alternatif. Pantai, limpahan energi. Angin. Gelombang. Matahari. Bahkan lantung yang berserakan pun terlupakan. Hanya sesekali digapai saat bersih pantai di hari lingkungan hidup. Teknologi telah pun hadir. Komunitas lokal belum mampu menggapaikannya.

Pantai. Tanpa pepohonan. Menarikan sesembahan alam yang ditinggalkan. Timpakul kecil tak mampu bersuara. Hingga saatnya tak ada lagi tempat berkehidupan. Pasir yang tak putih lagi hanya tergerus alunan ombak. Kegelisahan akan hancurnya dunia hanya menjadi milik mereka.

Laut. Tanpa karang dan lamun. Menggeliatkan khawatir kehidupan. Kepiting kecil tak mampu berteriak. Hingga saatnya tak ada lagi tempat berlindung. Biduk nelayan tak lagi melaut. Pipa baja menguras isi perut bumi. Bukan untuk kami.

tak penting pantai !

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>