satu peluru itu tlah hancurkan mimpinya

3 May 2004 | khayal oleh

May
03

satu peluru itu tlah hancurkan mimpinya
disaat semangat tlah membara dijiwa
untuk wujudkan asa yang tak pernah ada

timah panas itu tlah hancurkan citanya
disaat kertas terakhir akan diraih
untuk wujudkan bangga sesama

terlalu murah sebutir peluru
yang terbuat dari segenggam timah
diolah dengan darah dan air mata negeri

terlalu murah harga jiwanya
hanya demi membela cita
yang murni dan suci demi negeri



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2004. satu peluru itu tlah hancurkan mimpinya. http://timpakul.web.id/peluru.html (dikutip tanggal 4 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Bekomen yukz