kebenaran akademisi
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
buyat. sebuah pertarungan kebenaran obyektif dari sebuah penelitian. para dokter, peneliti, toksiologis yang dihadirkan dalam persidangan oleh penggugat menyatakan tidak ditemukan kandungan arsen dan merkury pada sampel. sementara kajian dan hasil monitoring yang berbeda telah menyatakan ditemukannya kandungan arsen yang melebihi baku mutu.
penelitian yang dilakukan oleh kalangan peneliti hari ini cenderung tidak bebas nilai. kepentingan penyedia pendanaan penelitian menjadi kuasa. ketakutan akademisi untuk mempertahankan kejujurannya menguat seiring dengan minimnya sumber-sumber pendanaan penelitian yang diperoleh hingga hari ini. haruskah akademisi takut mengungkapkan kebenaran obyektif yang ditemukannya?
tak penting kebenaran akademisi !











sama dengan analisa tentang si lusi , dong. lusi yang suka dipanggil lola itu, lho! dengar-dengar, sih, si lusi itu nggak berbahaya. tapi kok lusi bisa membunuh ikan dari jarak jauh, ya?
salam lumpur!
(lumpur sidoarjo)(lumpur lapindo)
[tanggapi]