peneliti

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Seorang penulis yang telah menulis buku mengenai beruang yang sangat besar, selamat dari serangan seekor beruang di Yellowstone National Park, sebuah lahan konservasi terkenal di negara itu, kata National Park Service, Kamis. [Antara]

kelakuan orang (yang seolah-olah) peneliti terkadang tidak pernah memperhatikan psikologi satwa. yang penting mereka memperoleh hasil penelitian dan dapat keping emas dari hasil penelitian. di berbagai wilayah Kalimantan juga telah dibangun Pusat Rehabilitasi dan Reintroduksi Satwa, yang kenyataannya jumlahnya semakin meningkat setiap tahun, yang mati juga selalu bertambah, sementara itu peneliti semakin banyak hilir-mudik meneliti tanpa pernah jelas apa yang telah diteliti.

tak penting peneliti !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

7 ikung bamamay celotehan “ peneliti ”

  1. terhadap alam, sebagian dari kita masih memendam nafsu sebagai “penakluk”, bukan “pemaham”.

    [tanggapi]

  2. padahal, kata orang, animals never let us down.

    [tanggapi]

  3. andai saja satwa bisa bicara dan menyampaikan pendapat mereka…..

    pasti udah kiamat ya… :-)

    [tanggapi]

  4. kalau satwa bisa bicara, mungkin mereka lebih suka hidup bebas di alam tanpa diganggu para peneliti itu…

    [tanggapi]

  5. kalo kita melulu nyalahin peneliti, kira2 kalian ada solusi ga? se-tauku, melakukan sesuatu lebih baik daripada cuma diam dan berharp satwa2 selamat dengan sendirinya… sbg awam, bikin mual aja sih, ngebaca yang satu merasa lebih baik dari yang lain. yang jd peneliti merasa lebih pintar dari yang bkn. yang bukan, merasa lebih bijak dari peneliti… jar kitab suci, org yang baik itu insya allah tidak merasa lebih baik dari yang lain. gitu…

    [tanggapi]

  6. tidak juga melulu menyalahkan peneliti. namun terdapat peneliti yang hanya disibukkan untuk mencari keping emas. mengeksplorasi kekayaan pengetahuan lokal untuk kepentingan pribadi, terutama dilakukan oleh peneliti asing.

    kira-kira apa yang akan dilakukan ketika peneliti ternyata merekomendasikan “dengan sengaja” atau “tanpa sengaja” terhadap keberadaan satwa dan habitatnya hanya karena kepentingan pemilik dana penelitian?

    menjadi peneliti yang lebih bijak terhadap alam dan kehidupan akan lebih baik tentunya… :-)

    [tanggapi]

  7. Ga cuma peneliti asing, indonesia juga ahlinya peneliti “project” doank..
    UNMUL bukannya gudang peneliti gituan ya?

    [tanggapi]

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>