di sebuah persimpangan
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
dua puluh sembilan tahun lalu
matahari sepenggalahan
aku menghirup udara kota
di tepi karang mumus
dua puluh sembilan tahu lalu
pohon wanyi tegak
di pekarangan rumah kayu
di tepi karang mumus
dua puluh sembilan tahun lalu
anak timpakul bermain
diatas batang jamban kami
di tepi karang mumus
hari ini setelah dua puluh sembilan tahun
jerit memuji asma tuhan dikumandangkan
hari kemenangan bagi mereka
di sebuah kota kayu tua
hari ini setelah dua puluh sembilan tahun
aku belum bisa apa-apa
hanya belajar merangkak
di sebuah kota kayu tua
hari ini setelah dua puluh sembilan tahun
aku masih menetek
agar masih bisa berdiri
di sebuah kota kayu tua
hari ini
dua puluh sembilan tahun lalu
saat matahari sepenggalahan
seekor anak timpakul
bersenggama dengan waktu
menghirup udara kebersamaan
mencicipi hidangan kejujuran
melepas dahaga tetes kehidupan
hari ini
setelah dua puluh sembilan tahun
saat matahari sepenggalahan
seekor anak timpakul
bersenggama dengan waktu
menghirup udara kemunafikan
mencicipi hidangan keangkuhan
melepas dahaga tetes kematian
aku
seekor anak timpakul
:di sebuah persimpangan
[051103.0900]
::memaknai kehidupan setelah dua puluh sembilan tahun










met hari lahir… semoga Allah selalu memberkahi hidupmu…amin
[tanggapi]