perubahan iklim pemanasan global
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
perubahan iklim menjadi sebuah trend tersendiri pada berbagai kalangan hingga hari ini. mulai dari kelompok pelajar yang ditugasi oleh gurunya untuk mencari pengetahuan tentang perubahan iklim, hingga sekelompok mahasiswa yang membuat talkshow sederhana tentang perubahan iklim.
katanya, perubahan iklim diakibatkan oleh pemanasan global. saat lapisan ozon semakin menipis, dan meningkatnya gas rumah kaca di atmosfer, maka panas matahari terkurung dalam lapisan permukaan bumi. suhu permukaan bumi pun meningkat. maka kemudian, terjadi pencairan es di kutub dan berbagai puncak dunia, hingga menjadikan permukaan air laut meninggi.
lalu, bagaimana dengan kejadian banjir dan kekeringan pada saat bersamaan di tempat yang tak berjauhan? apakah juga diakibatkan oleh perubahan iklim akibat pemanasan global? ataukah ini hanya menjadi sebuah fenomena yang sepertinya lebih diakibatkan oleh kondisi iklim mikro pada sebuah kawasan?
belum lagi, bahwa kemudian saat ini memang pada kondisi terdekat bumi dengan matahari, dimana hal ini menjadikan terjadina peningkatan suhu matahari yang masuk ke dalam atmosfer bumi. dan kondisi inilah yang kemudian sangat dimanfaatkan untuk menaikan isu tentang kebutuhan akan kawasan yang tetap berpepohonan, dan pertarungan diantara negara industri.
aliran dana untuk mengatasi dan mengurangi dampak perubahan iklim sangat deras mengalir. tak cukup hanya dengan sebuah mekanisme semata. tapi lebih jauh dari itu, masing-masing membangun kriteria dan prasyarat, yang kemudian dikerjakan oleh budak-budak proposal.
perubahan iklim pemanasan global, haruslah dilihat dengan lebih tenang. tanpa juga mengabaikan sebuah kondisi hilangnya lahan kehidupan akibat proyek-proyek utang atas nama pemanasan global. transaksi dilakukan, dengan dilegalisasi oleh aparat pemerintah. harus ada keberanian untuk terus mengatakan, bahwa perubahan iklim pemanasan global, hanyalah sebuah dongeng pengantar tidur di senja hari.
tak penting perubahan iklim pemanasan global !












huah panas ya…
manusia memang selalu cerewet jika sedang kepanasan, atau jika sedang dalam kesusahan, tidak seperti yang diharapkan, dan harus ada yang disalahkan, tentu di luar manusia itu sendiri.
Hebatnya lagi, si manusia dengan llihainya memanfaatkan kesulitan. Kata Dono sih “kesempatan dalam kesempitan”. Tentu saja kambing belang tetap diperlukan.
Susu Ibu diperas, hati ibu ditusuk…
[tanggapi]
kita yang hidup sekarang ini hendaklah bijaksana, ajaklah sanak saudara terdekat mulai saat ini untuk cinta lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menanam pohon minimal satu setiap bulannya dan memeliharanya dengan baik. andaikata rakyat indonesia menanam satu pohon satu orang bisa dibayangkan 200 juta pohon memenuhi alam indonesia. tidak perlu gembar-gembor gerakan tanam sejuta pohon. buang-buang duit aja. bujur kalo wal? jadi bijaksanalah kita untuk lingkungan.
[tanggapi]
dhie Reply:
October 22nd, 2008 at 4:07 am
bujur.. bujur banar mang ai..
pamanasan glubal selalu jadi isue nasional and internasional untuk kondisi bumi yang makin tidak ‘mengenakan”
padahal mestinya kembali ke diri qta pribadi
qta udah bikin hidup jadi lebih baik dengan tabiat qta ato malah
bikin hidup dan kehidupan jadi makin amburadul
so be wise laa
dogeng-dogeng kadang2 tetep perlu didengungkan yang mungkin sekedar jadi pengingat buat qta tokh tetep saja qta perlu mimpi2 yang ditiupkan agar harapan tetep ada.
[tanggapi]