beringin berpenghuni

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (1 votes, average: 2 out of 5)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

beringin berpenghuni

Dua anggota Pemuda Persatuan Islam (Persis) berusaha menebang pohon beringin di Harmony Central Busway (HCB) Jakarta, Minggu (1/10). Aksi tersebut dilakukan karena pohon yang terletak di tengah jalur busway tersebut dianggap dapat menggangu kelancaran lalulintas. (Foto ANTARA/Ismar Patrizki/ok)

Ketakutan menebang pohon beringin sepertinya masih bertahan di era teknologi informasi hari ini. Adanya label pada pohon beringin yang dinyatakan ber’penghuni’ belum mampu hilang. Ini pula yang sebenarnya terjadi pada beberapa waktu lalu, di saat hutan Kalimantan masih rimbun. Banyak orang enggan untuk menebang pepohonan dikarenakan adanya kepercayaan bahwa ada penunggu pohon. Ketika buldozer ‘berhasil’ merangsek masuk ke hutan, maka puluhan chainsaw kemudian bernyanyi diikuti dengan rubuhnya pepohonan yang katanya berpenghuni.

… pohon beringin tua itu sebenarnya tidak dipertahankan, melainkan tidak ada orang yang sanggup untuk menebangnya. Akhirnya, jalur busway-nya yang ngalah. “Sebelum proyek ini dimulai sebenarnya kontraktor proyek ini sudah berusaha untuk menebang pohon itu, tapi orang-orang yang mencoba menebang pohon ini kemudian jatuh sakit dan ada pula yang sampai meninggal,” ujar Yadi, salah seorang pekerja yang membersihkan HCB, Sabtu (26/8). [Kompas]

Agama menguasai. Kepercayaan tak menghilang. Pertarungan ideologi. Tuhan, masihkah tetap satu?

tak penting beringin berpenghuni !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

6 ikung bamamay celotehan “ beringin berpenghuni ”

  1. andai semua pohon “berpenghuni” ..

    tentu awet tak ditebang yaa … :)

    [tanggapi]

  2. waduh,kok jadi ribut ya?
    padahal hanya sebatang pohon (beringin, lagi >jadi inget salah satu simbol partai plat merah…), bagaimana dengan pohon-pohon lain di luar pulau jawa yang seenaknya saja ditebang?
    benarkah “kepercayaan” menjadi dasar penebangan pohon ini?
    ataukah itu hanya alasan yang dibuat-buat demi kepentingan pembangunan (untuk memperlancar lalu lintas angkutan ekslusif busway?) yang tidak pernah lagi menganggap bahwa manusia dan alam adalah satu kesatuan yang bergerak seirama?

    [tanggapi]

  3. Jangan2 pohon beringin tu penuh kuman. Atau jangan2 emg bener ada penghuninya, yg ternyata adl simpatisan partai pohon beringin :roll: ^_^

    [tanggapi]

  4. Kalo kerja jangan setengah2, itu pohon kalo bisa ditebang ato dicabut sampe ke akar2-nya, bukannya dipangkas saja… (emangnya tukang cukur…..)

    [tanggapi]

  5. Beringin adalah jenis makhluk ciptaanNya…..coba pilah dengan beringin yang sekedar “simbol” komunitas atau kelompok partai tertentu, satu hal yang jelas bahwa keberadaan tanaman merupakan penopang keharmonisan alam yang mendukung sinergi keselarasan hidup manusia itu sendiri.
    Jadi apakah penebangan2 sejenis juga akan terus terjadi di bumi Indonesia ini, dimanakah nurani kita untuk menghargai alam?

    [tanggapi]

  6. harusnya kepercayaan tentang pohon yang ada penghuninya tetap dipertahankan, agar alam menjadi lestari, bumi terasa sejuk. gara-gara orang jaman skg pada kurang ajar, nebangi pohon seenak udelnya, bumi jadi makin panas dan terjadi global warming. kepercayaan kuno kadang-kadang ada benarnya, yaitu bertujuan menjaga bumi seisinya agar

    [tanggapi]

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>