Produksi Bersih: Atas Kepentingan Siapa?
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Sebuah inisiatif yang dihadirkan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang didukung oleh institusi German, bertajuk Produksi Bersih Nasional. Sebuah perguruan tinggi di Samarinda menangkap ruang ini. Environment Management Accounting (EMA) merupakan salah satu item yang didorongkan oleh Produksi Bersih Nasional. Efisiensi sebagai tujuan.
Dalam sebuah diskusi kecil dengan pengurus Pusat Produksi Bersih Universitas Mulawarman, diungkapkan tentang adanya insentif bagi yang melakukan aktivitas ini. Kemudahan kredit, karena katanya banyak negara Eropa yang peduli lingkungan hidup.
Berbeda sedikit, sebenarnya dukungan dari negara utara ke negara selatan lebih kepada sebuah arus balik yang diharapkan oleh negara utara. Dengan melempar sekeping Euro ke Indonesia, sangat berharap akan memperoleh seratus keping Euro ke negara mereka. Tak ada sebuah inisiatif tanpa imbal balik. Terlebih oleh lembaga bantuan teknis German, dimana dalam pengalaman selama ini di Kaltim, sebagian besar energi yang diberikan ke Indonesia lebih kepada membiayai staff berkebangsaan negara mereka untuk belajar pengetahuan baru di Indonesia, selebihnya hanya sebuah modul atau buku yang saat ini entah berada di mana.
Pola aliran dana yang tak terlihat, yang dalam EMA juga diungkapkan, ternyata belum dilihat juga oleh kawan-kawan yang beraktivitas di PBN-Unmul. Menjadi informasi baru bagi mereka. Sayang sekali memang, karena dalam sebuah topeng, ia berwarna hijau, namun bisa jadi di dalam berwarna merah, ungu, bahkan hitam.
Akan menjadi penting bila saja inisiatif ini menjadi sebuah inspirasi yang hadir dari keseharian rakyat negeri ini. Sebuah tanggung gugat moral yang tertanam sejak lahir, menjadi sebuah hal yang penting dibangunkan. Di luar permasalahan pendidikan yang masih carut-marut, maka sudah selayaknya hadir sebuah alternatif model pembelajaran yang menguatkan kreatifitas, inspirasi, kedekatan dengan alam, membongkar motivasi jiwa, serta memiliki kapasitas kepemimpinan. Adakah solusi lain?
tak penting produksi bersih !











Wadah bamamay