rindu pulang

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

menteri yang ngurusin hutan tetap berkeras untuk tidak memulangkan harimau yang dipindah-paksakan dari ujung utara pulau sumatera ke bagian selatan pulau tersebut. padahal kepala daerah tempat asal harimau telah mendesakkan untuk pengembaliannya. ruang kepentingan tengah dimainkan. belum juga digulirkan tentang kepentingan LSM yang katanya memberikan dana untuk pakan harimau selama dipengungsian.

hilangnya habitat hutan, cenderung mendorong satwa liar (dilindungi) keluar dari rumah kehidupannya. pertarungan antara satwa dengan manusia kian sering terjadi, hanya karena terlalu banyak kawasan hutan yang dialihfungsikan menjadi perkebunan besar (kelapa sawit), pertambangan dan hutan tanaman industri. kebutuhan dahaga manusia di utara bumi, cenderung harus dipuaskan, dengan melakukan penghabisan kawasan hutan.

keadilan lingkungan hidup masih dipandang sebagai hal yang sulit diwujudkan. kebutuhan kehidupan yang sangat tinggi dari sedikit manusia di utara bumi, telah memaksa dan menghadirkan penderitaan berkepanjangan pada kelompok manusia di belahan tengah bumi. perbedaan cuaca dan iklim mikro, masih belum menjadi sebuah cara baca yang dilakukan oleh negeri utara dalam memaksa proses penghabisan kekayaan alam di negara tropis.

kejadian bencana ekologi, kemudian menjadi semakin rutin dan menjadi sebuah hal yang biasa pada negara-negara tropis, hanya karena tak terlalu banyak lagi pepohonan yang bertahan untuk tetap tegak berdiri. satu persatu pepohonan tumbang oleh gergaji mesin dan buldozer. hingga kemudian lapisan tanah hitam turut larut bersama aliran hujan menuju sungai dan lautan.

kerakusan negara-negara utara telah semakin menggila. lalu pun mereka berupaya membasuh muka mereka dengan air comberan. tak sedikit dollar dan euro yang beredar kepada lembaga konservasi internasional ataupun bagi program (seolah) penyelamatan lingkungan yang diberikan dalam bentuk utang kepada pemerintah negara tropis. perangkap baru telah dipasang. berharap kemudian tetap mampu mengikat negara tropis agar selalu menyediakan kebutuhan kehidupan negara utara.

pertarungan kehidupan masa datang tak hanya semata karena ketersediaan minyak bumi dan gas alam sebagai penghangat tubuh. namun juga pertarungan untuk memperebutkan air segar dan tanah untuk menebar benih-benih kehidupan. dunia air dan planet gurun menjadi wajah bumi masa datang.

harimau, orangutan, beruang, gajah, owa, rangkong, elang, dan berjuta spesies yang semakin menghilang di permukaan bumi ini juga merindukan rumah mereka. sebagaimana begitu banyak komunitas lokal pribumi yang juga telah kehilangan apotek dan sekolah mereka. hutan dan sungai yang menghampar merupakan ruang kehidupan. industrialisasi telah secara pasti menghancurkannya. konsumerisme menjadi tuhan baru. perlombaan merebut keping emas telah mematikan nurani. satu per satu akan berguguran. tanpa sebuah batu nisan ataupun tugu raksasa yang dijadikan etalase pemuas mata. rindu pulang !

tak penting rindu pulang !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>