Tembakau: Seandainya Tidak Ada
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post

“TEMBAKAU: BERBAHAYA DALAM BENTUK APAPUN”. Aksi ini bertujuan untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai produk-produk tembakau, terutama untuk menyadarkan masyarakat bahwa produsen tembakau seringkali menyamarkan produknya sebagai produk yang aman dengan istilah-istilah ‘mild’, ‘light’, ‘low tar’ dan sebagainya. Walaupun dalam kenyataannya produk-produk tersebut tetap berbahaya, bagi kesehatan konsumen rokok itu sendiri dan orang-orang di sekitarnya. [Hari Tanpa Tembakau se-dunia - Priyadi]
Seandainya saja tak ada tembakau, mungkin Indonesia bisa kehilangan devisa. Belum termasuk angka pengangguran yang akan terjadi, mulai dari petani hingga pekerja pabrik rokok.
Devisa dari tembakau jenis na oogst, misalnya, sekitar 42,6 juta dollar AS per tahun, sedangkan dari TBN sekitar 13,7 juta dollar AS per tahun. Adapun dari bobin atau pembungkus yang diproduksi di Jember, devisa yang diterima negara sekitar 7,7 juta dollar AS per tahun. [Kompas]
Kalau sudah begini, apakah mungkin pemerintah mau kehilangan devisa negara? Pilih racun ataukah uang?
tak penting memikirkan kesehatan !











Wadah bamamay