sampah konservasi

1 July 2009 | celoteh oleh

Jul
01

Oleh karena laut Sawu sebagai jalur pelayaran nasional, para pemangku kepentingan yang tengah mengikuti workshop soal Laut Sawu akan berperan untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalur itu untuk tidak membuang sampah sembarangan. [Kompas]

sungguh sebuah cara pandang tentang kawasan konservasi yang semakin tak jelas. konservasi hanya dipandang sebagai sebuah permasalahan “jangan buang sampah sembarangan”. sementara kemudian, sistem kelola kekayaan alam secara tradisional mulai digerus.

tak lama berselang, pasti akan datang investasi. untuk wisata ataupun untuk penelitian. seketika itu juga, kawasan konservasi akan menjadi kawasan tertutup bagi penduduk negeri ini. di sisi lain, peneliti asing dan turis tak berambut hitam, akan hilir mudik. bisa jadi terumbu karang dan mineral akan kembali diselundupkan untuk diteliti. dan kemudian pada waktunya, terpancanglah rig lepas pantai yang akan menguas habis kekayaan alam negeri ini.

begitu mudahnya pemerintah terbuai janji palsu. yang tak lagi dikelabui oleh mereka yang dari utara. namun oleh para komprador yang seolah menawarkan kebaikan. wilayah mana lagi yang ingin dijajah? karena tak ada lagi wilayah negeri ini yang belum tergadaikan pada para penjajah.

pada sampah konservasi !



Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :


Ade Fadli. 2009. sampah konservasi. http://timpakul.web.id/sampah-konservasi.html (dikutip tanggal 4 February 2012)



-- timpakul.web.id - @timpakul



Ditulis oleh

lahir dan besar di tepi karangmumus. berceloteh dengan negativisme dan pesimis. berjalan menuju berakhirnya sang waktu.

Saikung mahalabiu gasan “sampah konservasi”

Show / Hide Comments
  1. Bisnis says:

    wes posting anda mengandung arti yang dalam dan menarik untuk di baca salam kenal

Bekomen yukz