berbisnis satwa

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Berbisnis satwa. Sepertinya menjadi sangat menarik, disaat menyaksikan angka harga jual satwa (dilindungi). Tak kurang dari 100 juta rupiah setiap ekornya untuk jenis yang sangat langka.

Menilik angka pengelolaan satwa pun, menyakitkan. Dari tahun 2001-2005, dikeluarkan biaya 21 miliar rupiah untuk pembangunan infrastruktur dan 79 miliar rupiah sebagai biaya operasional sebuah pusat reintroduksi di Balikpapan - Kalimantan Timur (lihat Gatra-27 Mei 2006).

Aset lahan seluas 1.700 hektar berikut gedung mewah pun menghiasi kawasannya. Tanpa perijinan resmi pemerintah dalam mengelola orangutan dan beruang. Berjalan tanpa arah mengikuti arah angin berhembus. Saatnya melakukan audit terhadap pengelolaan satwa.

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>