pajak ekspor
By timpakul • 19 Jun 2007 • Category: celoteh [
] -
312 dilihat
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
pajak ekspor minyak kelapa sawit dinaikkan. harga internasional meningkat. harga tandan buah segar di tingkat petani terjun bebas. ada saja cara negeri ini untuk tidak membiarkan rakyatnya menikmati jerih payahnya selama ini. baru saja sesaat menerima harga hingga dua kali lipat dari biasanya, kini harus pasrah dengan harga seperlima dari biasanya.
kelapa sawit, sebuah produk yang tidak dapat dikuasai oleh petani. kelompok pemodal besar dan pemerintah dapat dengan mudah menghancurkan sistem pasarnya. petani tak mampu turut serta dalam menentukan harga tandan buah segar. sekian lama hanya berharap, hingga saat datangnya sebuah kehancuran bagi petani. hanya mereka yang bermodal besar yang akan mampu bertahan.
tak penting pajak ekspor !
Random Posts
timpakul is menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan
Email this author | All posts by timpakul




Bukan masalah sawit saja, untuk urusan pajak buat exportir sangat menyiksa pengusaha exportir produk lainnya. Pada saat restitusi (dan itu pasti) masalah yang dihadapi luar biasa pelik. Sehingga exportir Indonesia nyaris pasti kalah bersaing dengan exportir negara lain.
Jika biaya produksi suatu item adalah persis sama antara Indonesia dan Malaysia, maka pastilah harga item itu dari Indonesia pasti lebih mahal dibanding Malaysia. Jika dibuat sama harg jualnya maka exportir Malaysia akan untung lebih besar dibanding exportir Indonesia. Maka berjayalah pengusaha non Indonesia, dan pengusaha Indonesia yang sudah mampu rata-rata membuat perusahaan di luar Indonesia untuk bisa bersaing di skala internasional.
Kasihan exportir Indonesia yang berkantor usaha di Indonesia dan terkena pajak Indonesia.