<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: pajak ekspor</title>
	<atom:link href="http://timpakul.hijaubiru.org/sawit-18.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://timpakul.hijaubiru.org/sawit-18.html</link>
	<description>environment, education and information technology</description>
	<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 03:01:10 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
		<item>
		<title>By: SanKo</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/sawit-18.html#comment-8059</link>
		<dc:creator>SanKo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2007 03:35:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/sawit-18/#comment-8059</guid>
		<description>Bukan masalah sawit saja, untuk urusan pajak buat exportir sangat menyiksa pengusaha exportir produk lainnya. Pada saat restitusi (dan itu pasti) masalah yang dihadapi luar biasa pelik. Sehingga exportir Indonesia nyaris pasti kalah bersaing dengan exportir negara lain.

Jika biaya produksi suatu item adalah persis sama antara Indonesia dan Malaysia, maka pastilah harga item itu dari Indonesia pasti lebih mahal dibanding Malaysia. Jika dibuat sama harg jualnya maka exportir Malaysia akan untung lebih besar dibanding exportir Indonesia. Maka berjayalah pengusaha non Indonesia, dan pengusaha Indonesia yang sudah mampu rata-rata membuat perusahaan di luar Indonesia untuk bisa bersaing di skala internasional.

Kasihan exportir Indonesia yang berkantor usaha di Indonesia dan terkena pajak Indonesia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan masalah sawit saja, untuk urusan pajak buat exportir sangat menyiksa pengusaha exportir produk lainnya. Pada saat restitusi (dan itu pasti) masalah yang dihadapi luar biasa pelik. Sehingga exportir Indonesia nyaris pasti kalah bersaing dengan exportir negara lain.</p>
<p>Jika biaya produksi suatu item adalah persis sama antara Indonesia dan Malaysia, maka pastilah harga item itu dari Indonesia pasti lebih mahal dibanding Malaysia. Jika dibuat sama harg jualnya maka exportir Malaysia akan untung lebih besar dibanding exportir Indonesia. Maka berjayalah pengusaha non Indonesia, dan pengusaha Indonesia yang sudah mampu rata-rata membuat perusahaan di luar Indonesia untuk bisa bersaing di skala internasional.</p>
<p>Kasihan exportir Indonesia yang berkantor usaha di Indonesia dan terkena pajak Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
