makan biofuel
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
biofuel, sebuah kata yang coba didekatkan dengan energi hijau. dihasilkan dari tetumbuhan agar mampu menggerakkan mesin. mulai dari jarak, kelapa sawit, jagung, hingga kelapa. semakin banyak yang meletakkan investasinya di bisnis ini. kredit lembaga keuangan internasional pun mengucur. harga crude palm-oil (CPO)/minyak sawit pun meningkat cepat.
beberapa group besar internasional mulai memperkuat bisnis perkebunan besar kelapa sawit. akan terjadi sebuah pembukaan besar-besaran kawasan kelola rakyat oleh pemodal raksasa. 3 juta katanya di Papua, akan sampai 7 juta hektar. satu juta di Kaltim, sudah diberi ijin 2,9 juta, akan terus mengembang hingga 5 juta hektar. semua demi kelapa sawit, yang keuntungannya akan diraih para pemodal (asing) ataupun para konglomerat pengemplang utang di BLBI. komunitas lokal akan semakin tersingkirkan.
beberapa pemerhati lingkungan di negara lain pun hanya lebih mengkhawatirkan krisis pangan yang akan terjadi akibat meningkatnya harga pangan, setelah mekanisme bisnis biofuel terjadi. sementara, ruang kehidupan sosio-kultur yang akan rusak akibat perkebunan besar, masih belum menjadi isu penting. pergi-matinya orangutan jauh lebih penting bagi kelompok pegiat lingkungan hidup di negara utara.
bila biofuel terus meningkat seiring meningkatnya isu pemanasan global, tanpa lebih lengkap memahaminya, maka akan terjadi sebuah penghancuran generasi manusia di tanah borneo dan papua terstruktur pula. kemiskinan akan semakin membelilit kehidupan komunitas lokal. urbanisasi akan meningkat, sehingga angka statistik warga tak bekerja di kota akan semakin meningkat pula. konflik horisontal akan bermunculan, seiring munculnya laskar-laskar rasial.
tak penting makan biofuel !











Wadah bamamay