energi ramah lingkungan dari sawit lebih murah?

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

Perusahaan listrik Essent akan menghentikan produksi listrik ‘ramah lingkungan’ yang dihasilkan dari pembakaran minyak sawit. Ongkos produksi listrik ini menjadi terlalu tinggi karena pemerintah memutuskan untuk menghentikan subsidi bagi biofuel. [Volksrant, 12 Oktober 2005]

Ternyata tak murah untuk mengadakan energi dari kelapa sawit. Selain Essent menurut seorang kawan di Belanda, Electrabel (anak perusahaan Suez yang menguasai 25% pangsa pasar listrik di Belanda) juga akan menghentikan penggunaan minyak sawit (derivatif).

Kalau memang energi ramah lingkungan lebih menguntungkan dan diminati oleh banyak negara, mengapa hal ini bisa terjadi? Ternyata ada subsidi juga bagi perusahaan penyedia energi listrik ramah lingkungan yang membuat perusahaan tak merugi. 

Essent sudah beberapa waktu belakangan ini melakukan pembakaran minyak sawit untuk listrik di pabriknya di Claus di Limburg. Hal ini dilakukan untuk mengurangi emisi karbondioksida (CO2). Penggunaan minyak sawit saat itu menguntungkan karena adanya subsidi dari Kementerian Ekonomi pemerintah Belanda. Menteri Brinkhorst mengumumkan minggu lalu bahwa subisdi akan dikurangi duapertiganya pada tahun depan. Dengan subsidi saat ini akan terjadi ‘subsidi yg buruk’. Akibat tingginya harga minyak bumi, sangatlah menguntungkan untuk membakar biomass.

Sampai saat ini, konsumen membayar harga yang realtif sama antara listrik ‘ramah lingkungan’ dan ‘tidak ramah lingungan’.

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>