senja itu tak selalu jingga
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
sore ini di tepi karang mumus
sepasang timpakul bercanda di jamban tua
mentari senja mewarna di angkasa
tapi ia tak lagi jingga
warna telah pudarnya
tersisa hanya kelam
tanpa hadirkan bayang
sepasang timpakul masih bercanda di jamban tua
titik hujan menetes perlahan basahi tanah merah tepi karang mumus
tak ada lagi pepohonan yang selalu nantikan hadirnya
tak ada lagi seekor macaca tua yang berlindung dibawah tajuk rindangnya
mereka telah pergi
tinggalkan sepasang timpakul yang tetap asyik masyuk bercanda di jamban tua
sepasang timpakul semakin riang bercanda di jamban tua
walau mentari tak lagi berwarna jingga
walau tak lagi ada pepohonan di tepian
walau tak ada lagi teriak beringas macaca
ia tetap bercanda
hingga akhirnya mereka tak lagi bisa bercanda
karena karang mumus akan menjadi jalan kota











Wadah bamamay