m@fia blogger

menuju tempat baru >> timpakul.web.id

senjata biologi

  • Friday 22 Feb 2008 06:20 PM
  • By timpakul
  • In celoteh

sebuah hal yang cukup menakjubkan hadir dari seorang Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari. dalam bukunya yang berjudul “Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung”, diungkapkan tentang konspirasi WHO dan ASuntuk mencari keuntungan dari sampel flu burung dan ada dugaan penggunaan sampel virus flu burung untuk memproduksi senjata biologi AS. hal ini kemudian dibantah oleh pihak AS dan WHO. buku kemudian ditarik, namun dikarenakan salah terjemahan pada sedikit bagian buku, bukan karena perintah SBY.

mungkin saja bagi AS dan WHO, ada kalimat yang menuduh mereka, atau malah bisa jadi hanya karena WHO dan AS sangat membenarkan konspirasi yang terjadi. Menkes kemudian menyatakan bahwa tidak ada tuduhan kepada WHO dan AS.

penggunaan temuan virus sebagai senjata biologi sepertinya sering terlewatkan. banyak sekali kajian yang dilakukan oleh peneliti (asing) di negeri ini yang sebenarnya mengindikasikan dilakukannya pengembangan senjata biologi. ketertarikan pada jenis komodo misalnya, lebih banyak kepada banyaknya bakteri pada liur komodo yang dapat menimbulkan kematian cepat. atau pada jenis-jenis lain, untuk lebih memperdalam kajian tentang bisa ataupun racun, dan bukan sekedar pada bagaimana upaya mengatasi dampak dari racun ataupun bisa satwa.

disisi lain, alam telah menyediakan semua jawaban atas hal yang ada di dunia. ketika ada racun, maka akan ada penawar tak jauh dari asal racun berada. yang kemudian menjadi sulit adalah ketika dilakukan reinkarnasi dari virus, bakteri ataupun hal lain dari alam, yang kemudian menjadikan tak ditemukannya penawarnya.

pertarungan dalam dunia peneliti dan kepentingan senjata biologi akan terus bertarung. saat senjata nuklir dipaksa untuk dihilangkan dari dunia, maka senjata biologi semakin berkembang. hal ini terutama karena ketakutan negara adikuasa kehilangan kuasanya, dikarenakan negara berkembang telah sadar bahwa telah terjadi penjajahan yang berkelanjutan pada negara mereka.

apa yang dilakukan oleh seorang Menkes RI hanyalah upaya pengungkapan fakta yang beliau temui. bisa jadi lebih banyak lagi hal yang belum terungkapkan. ketakutan pemerintah akan AS bisa menjadikan sebuah hal yang kontraproduktif bagi negeri ini. harusnya pemerintah dengan lantang berkata “itulah yang kalian lakukan pada negeri kami, dan akuilah bahwa kalian memang melakukannya“. dan pemerintah harus tetap menegakkan kepala, karena yakinlah, Indonesia tetap akan mampu menjadi negara kuat, tanpa Amerika Serikat dan kroninya. AWASI PENELITI ASING !

tak penting senjata biologi !



Leave a reply


XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv Enabled

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

RSS Feeds

blog competition

Eco-Indonesia Blog Competition mengajak Blogger untuk berpartisipasi menuangkan isi pikirannya mengenai hal-hal seputar lingkungan dan gaya hidup. Selengkapnya di: http://www.rileks.com/ecoblog/.












iklan

Sekilas Info

  • H.E.L.P !
    HELP ( Human Security, Ecological Debt, Land Right, Production and Consumption ) adalah tema kampanye yang diusung oleh sekretariat nasional JATAM bersama Civil Society Forum (CSF), Walhi Kalsel dan Jatam Kaltim. Kampanye ini difokuskan pada wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur
     

  • lihat perubahan iklim di http://iklim.lingkungan.org/
     

update by mail

ketik email anda:

Layanan FeedBurner