seorang perempuan

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

seorang anak perempuan
bermain di sebuah pekarangan rumah yang tak berpepohonan
seorang perempuan lain yang lebih besar membawa sebuah piring
berisikan nasi dengan tempe dan tahu disisinya
anak perempuan itu asik memainkan seutas tali yang mengikat di pagar rumah
sesekali ia menunjuk ke arah awan hitam kelam yang tak jua menurunkan hujan
ia tak pernah tahu dimana ibu yang melahirkannya saat ini
bisa jadi sang ibu sedang di kantor
atau di sebuah kampung di ujung perbatasan negeri ini
atau malah sang ibu sedang berada para sebuah pertemuan yang penuh dengan diskusi
ia tak peduli
bukan karena tak ingin peduli
namun ia belum saatnya peduli
hanya sesekali ia memanggil sang ibu
bukan saat ia ingin menebus dahaga
atau pula saat ia terlalu berkeringat dalam tidurnya
ia hanya ingat sang ibu sesekali menemuinya
dengan kesibukan yang entah apakah baginya
anak perempuan itu menyuap nasi berlaukan tempe
senyumnya memberikan sebuah asa
pada sebuah negeri
saat semua sibuk dengan dunianya sendiri

[071222]
:: selintas di ufuk barat

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>