seuntai ilalang di pembaringan
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
seuntai ilalang berlabuh di pembaringan
diam terpaku pada sang waktu
bulu halusnya goretkan sehelai benang
tercerabut dari kain yang tak putih lagi
ilalang menguning
perlahan menjadi coklat dan rapuh
pada siapa ia akan bercerita
seuntai ilalang mengurai jelaga
yang tak pernah henti menghitamkan jiwa
kebekuan hadir menggumam rasa
bersama udara panas saat subuh menjelang
berlalu tanpa pesan
kapan ia akan pergi
ilalang tak jua bicara
hanya diam
tak ada kata
goretannya gambaran luka
sepi
senyap
hingga gemuruh membelah langit
yang tak tampakkan mentarijiwa
hitam
pekat
ia semakin rapuh
dalam belaian
kerinduan yang tak tersampaikan
[080317]
:: menari diatas ilalang











Wadah bamamay