<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: tepung kedelai</title>
	<atom:link href="http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html</link>
	<description>menebar benih kehidupan baru di simpang jalan</description>
	<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 12:42:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: abecedario</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html/comment-page-1#comment-8468</link>
		<dc:creator>abecedario</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Feb 2008 23:35:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html#comment-8468</guid>
		<description>hello! Ciao! Salut!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hello! Ciao! Salut!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edhi</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html/comment-page-1#comment-8466</link>
		<dc:creator>edhi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 01:54:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html#comment-8466</guid>
		<description>yy mau jadi petani???
usul bagus tapi jangan menggunduli hutan untuk buka lahan ya, ingat sekarang daerah resapan air juga makin berkurang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yy mau jadi petani???<br />
usul bagus tapi jangan menggunduli hutan untuk buka lahan ya, ingat sekarang daerah resapan air juga makin berkurang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yy</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html/comment-page-1#comment-8455</link>
		<dc:creator>yy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 13:48:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html#comment-8455</guid>
		<description>nambahin lagi neh...
petani kan g mau tanam kedelai karena harga jualnya rendah. kenapa g usah dijual aja, dibuat tempe sendiri aja, jadi tanam sendiri, bikin tempe sendiri, klo udah jadi tempe baru dijual, tanamnya jangan banyak2, secukupnya aja, biar harganya kalo jadi tempe juga g turun2 banget. tapi mungkin pikiran orang yang bener2 petani pasti g gitu kali yah.....:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nambahin lagi neh&#8230;<br />
petani kan g mau tanam kedelai karena harga jualnya rendah. kenapa g usah dijual aja, dibuat tempe sendiri aja, jadi tanam sendiri, bikin tempe sendiri, klo udah jadi tempe baru dijual, tanamnya jangan banyak2, secukupnya aja, biar harganya kalo jadi tempe juga g turun2 banget. tapi mungkin pikiran orang yang bener2 petani pasti g gitu kali yah&#8230;..:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yy</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html/comment-page-1#comment-8453</link>
		<dc:creator>yy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 13:09:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html#comment-8453</guid>
		<description>puasa tempe dulu deh....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>puasa tempe dulu deh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tukangsate</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html/comment-page-1#comment-8452</link>
		<dc:creator>tukangsate</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 11:31:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html#comment-8452</guid>
		<description>jadi petani aja yuk</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi petani aja yuk</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zulfa</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html/comment-page-1#comment-8451</link>
		<dc:creator>zulfa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 22:08:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html#comment-8451</guid>
		<description>Urusan kedelai memang kompleks, tidak bisa kita tafsirkan hanya konspirasi saja. Poin2nya antara lain : kurangnya daya tarik nilai ekonomis kedelai, faktor pembatas lahan, penurunan luas areal panen kedelai, produktivitas kedelai dibawah dengan padi, produsen/eksportir utama dunia, dan peningkatan laju konsumsi seiring laju pertumbuhan penduduk. Belum lagi konversi energi ke biofuel juga salah  satu penyebab krisis kedelai.
Satu lagi yang menarik, saya intip statistik negara tetangga yang juga eksportir beras no.1 dunia yaitu Thailand, ternyata mempunyai nasib yang sama dengan Indonesia dalam hal kedelai ini, mengalami penurunan
luas areal panen secara drastis selama satu dekade terakhir dan parahnya ternyata volume impor kedelainya lebih besar daripada Indonesia meskipun konsumsi nasionalnya sedikit lebih rendah dari Indonesia. Tampaknya imbas kenaikan harga kedelai dunia bukan cuma dirasakan Indonesia, tapi juga regional negara tetangga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Urusan kedelai memang kompleks, tidak bisa kita tafsirkan hanya konspirasi saja. Poin2nya antara lain : kurangnya daya tarik nilai ekonomis kedelai, faktor pembatas lahan, penurunan luas areal panen kedelai, produktivitas kedelai dibawah dengan padi, produsen/eksportir utama dunia, dan peningkatan laju konsumsi seiring laju pertumbuhan penduduk. Belum lagi konversi energi ke biofuel juga salah  satu penyebab krisis kedelai.<br />
Satu lagi yang menarik, saya intip statistik negara tetangga yang juga eksportir beras no.1 dunia yaitu Thailand, ternyata mempunyai nasib yang sama dengan Indonesia dalam hal kedelai ini, mengalami penurunan<br />
luas areal panen secara drastis selama satu dekade terakhir dan parahnya ternyata volume impor kedelainya lebih besar daripada Indonesia meskipun konsumsi nasionalnya sedikit lebih rendah dari Indonesia. Tampaknya imbas kenaikan harga kedelai dunia bukan cuma dirasakan Indonesia, tapi juga regional negara tetangga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: golog</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html/comment-page-1#comment-8449</link>
		<dc:creator>golog</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 04:08:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/tepung-kedelai.html#comment-8449</guid>
		<description>akibatnya gorengan jadi semakin sulit dicari, kalaupun ada harganya dah naik atau ukurannya diperkecil. dan gorengan merupakan makanan alternatif yang paling dicari masyarakat indonesia :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>akibatnya gorengan jadi semakin sulit dicari, kalaupun ada harganya dah naik atau ukurannya diperkecil. dan gorengan merupakan makanan alternatif yang paling dicari masyarakat indonesia <img src='http://timpakul.hijaubiru.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
