tepung kedelai

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (1 votes, average: 5 out of 5)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

tak pernah terbayangkan sebelumnya, urusan perut telah menjadi sebuah urusan politik yang dikebiri oleh kelompok pebisnis. ketika satu waktu tempe dan tahu menjadi barang langka saat kedelai sebagai pembuat harganya melambung tinggi. ketersediaan pasokan kedelai yang didominasi impor, tak terlepas dari sebuah mekanisme hukum ekonomi politik. ada sebuah proses mematikan petani kedelai secara paksa, walau kemudian ternyata juga ada proses industrialisasi pertanian kedelai dengan sebuah proses politik pertanian.

tepung sendiri juga sedang dipermainkan. harga yang meningkat menjadikan industri rumahan mie menjadi tergoncang. produk yang tidak berbahan baku lokal ini, memang sangat tergantung oleh mekanisme perdagangan internasional. produk mie sangat dikuasai oleh raksana pebisnis makanan, yang sangat dekat dengan lingkar pepohonan cendana. sebuah upaya memperlemah perlawanan mahasiswa, yang sangat bergantung dengan mie instan dan tempe-tahu.

politik pertanian dan politik bisnis produk pertanian, sangat dikuasai oleh AS. pembebasan bea impor sangat didorongkan di negeri ini, disaat AS sangat memproteksi produk pertanian mereka. liberalisasi pasar akhirnya menghancurkan petani, yang kemudian juga sangat tertekan dengan pengambilan paksa lahan pertanian untuk kepentingan perkebunan besar, hutan tanaman dan pertambangan. kekejaman AS dalam menindas negeri ini sangat terlihat, hanya demi sebuah perjanjian perdagangan yang menguatkan pebisnis asing dan konglomerat negeri ini.

tak ada hati di dalam sebuah persaingan. saat negeri yang sedang dicabik oleh bencana ekologi, juga harus dimusnahkan dengan bencana ekonomi. layaknya ada sebuah upaya penghilangan paksa (genocide) anak negeri, dengan ecocide dan juga foodcide. haruskah selalu bertahan dalam sebuah percaturan dunia? ataukah saatnya menggunakan pola menyerang agar dapat memberikan sebuah dunia yang damai dan berkeadilan bagi seluruh makhluk?

tak penting tepung kedelai !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

7 ikung bamamay celotehan “ tepung kedelai ”

  1. akibatnya gorengan jadi semakin sulit dicari, kalaupun ada harganya dah naik atau ukurannya diperkecil. dan gorengan merupakan makanan alternatif yang paling dicari masyarakat indonesia :)

    [tanggapi]

  2. Urusan kedelai memang kompleks, tidak bisa kita tafsirkan hanya konspirasi saja. Poin2nya antara lain : kurangnya daya tarik nilai ekonomis kedelai, faktor pembatas lahan, penurunan luas areal panen kedelai, produktivitas kedelai dibawah dengan padi, produsen/eksportir utama dunia, dan peningkatan laju konsumsi seiring laju pertumbuhan penduduk. Belum lagi konversi energi ke biofuel juga salah satu penyebab krisis kedelai.
    Satu lagi yang menarik, saya intip statistik negara tetangga yang juga eksportir beras no.1 dunia yaitu Thailand, ternyata mempunyai nasib yang sama dengan Indonesia dalam hal kedelai ini, mengalami penurunan
    luas areal panen secara drastis selama satu dekade terakhir dan parahnya ternyata volume impor kedelainya lebih besar daripada Indonesia meskipun konsumsi nasionalnya sedikit lebih rendah dari Indonesia. Tampaknya imbas kenaikan harga kedelai dunia bukan cuma dirasakan Indonesia, tapi juga regional negara tetangga.

    [tanggapi]

  3. jadi petani aja yuk

    [tanggapi]

  4. puasa tempe dulu deh….

    [tanggapi]

  5. nambahin lagi neh…
    petani kan g mau tanam kedelai karena harga jualnya rendah. kenapa g usah dijual aja, dibuat tempe sendiri aja, jadi tanam sendiri, bikin tempe sendiri, klo udah jadi tempe baru dijual, tanamnya jangan banyak2, secukupnya aja, biar harganya kalo jadi tempe juga g turun2 banget. tapi mungkin pikiran orang yang bener2 petani pasti g gitu kali yah…..:)

    [tanggapi]

  6. yy mau jadi petani???
    usul bagus tapi jangan menggunduli hutan untuk buka lahan ya, ingat sekarang daerah resapan air juga makin berkurang

    [tanggapi]

  7. hello! Ciao! Salut!

    [tanggapi]

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>