timpakul yang menghilang
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Sejenis ikan yang sering disebut penduduk Kota Banjarmasin sebagai “Timpakul” kini makin sulit dijumpai menyusul kerusakan alam dan lingkungan yang kian parah di Kalimantan Selatan. [Kompas]
timpakul, ikan berkaki yang hidup sangat lama di daratan, mulai menghilang. sepanjang aliran sungai yang masih terintrusi air laut tak lagi ditemui ikan ini. tak ada lagi lumpur di tepian, hingga reklamasi di tepi sungai. pencemaran perairan pun menambah keengganan timpakul bertahan hidup. haruskah timpakul bertransmigrasi?
tak penting timpakul yang menghilang !










Apakah masih tersisa timpakul ini…
Mungkin perlu penguatan aturan untuk kawasan konservasi?
[tanggapi]
mas2, timpakul itu kayak apa sih? temen tidur saya yg banjar abis (saya 1000% jawa) ngajarin lagu gini: “…si rawin dasar anak bungul, menangguk undang tetangguk timpakul…” gimana dong ntar kalo anak saya (yg belon ada juga..) nanya: bunda, timpakul itu apanya si papuyu, pan saya ga bisa jawab…… tolongin dong….
[tanggapi]
tentang timpakul dapat dilihat di : http://id.wikipedia.org/wiki/Timpakul
timpakul masih tersisa di beberapa wilayah, seperti pelabuhan tarakan, pantai samboja, tanjung pangempang, dan beberapa kawasan lain… kecuali di karangmumus yang entah pada pindah kemana…
[tanggapi]
I’ih, lagi aku halus, wayah sakulah di SD, rancak maliyat timpakul nitu. Wayahini, manang suah maliyat lagi.
Uuui…, cuba;i pang dijual jadiakan iwak hias kaya kalatau siam atawa ikan mas, kaluku payu haja.
Jadi kawa jua umpat malindungi timpakul. Hahahaha…!
[tanggapi]