tiwadak
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Tiwadak atau lebih dikenal dengan cempedak, bukan sekedar buah yang dimakan, terkadang digoreng. Kulit bagian dalam dari tiwadak juga merupakan panganan yang menggiurkan. Biji tiwadak yang sering disebut “beton” juga bukan untuk dibuang. Satu bagian buah yang hampir 95% bagianya dimakan, dan sisanya diberikan ke tanah.
Sedikit berbeda dengan cempedak Malaysia, namun tak kalah rasanya. Kemudian menjadi berbeda karena negeri jiran ini lebih produktif dalam menghasilkan jenis-jenis produk turunan dari buah maupun jenis pangan lainnya. Mulai dari biskuit, kek, hingga minuman tin. Negeri ini kaya akan beragam buah maupun umbi, hanya saja belum banyak yang tertarik memproduksi sebagaimana puding dan bakpao telo.
tak penting tiwadak !











rumput tetangga emang lebih ijo.
[tanggapi]