mentarijingga yang pudar
jingga
tak lagi jingga
perlahan menuju peraduan
meninggalkan torehan di kulit banggeris
[070928]
:: mentarijingga yang pudar
wajah di balik tumpukan dokumen
suara ketukan papan ketik di depan sebuah komputer masih terdengar
mesin pencetak mengeluarkan kertas satu per satu
huruf
kata
kalimat
paragraf
menguraikan sebuah keinginan alam pikiran
jemari kecil meremas kertas putih
sesekali tangannya menyeka keringat yang membasahi wajah
setumpuk dokumen belum tersusun rapi
esok hari akan menuju arena pertarungan
celoteh singkat sesekali hapus keheningan
tak ada senyuman menghias
wajah di balik tumpukan dokumen
[070927]
:: seorang kawan di antara tumpukan [...]
eugenia [4]
menguning daunnya
mengering
:terbakar di musim kemarau
hamparan dipterocarpa
menghilang dari pandangannya
balutan liana kecil
jatuhkan dari batang kecilnya
jamur tak lagi tumbuh
enggang terbang menjauh
:meninggalkannya sebatang diri
tetes air
bukan melegakan dahaga
hembusan angin
tak menyejukan jiwa
[070919]
:: dalam kesendirian di ufuk peraduan





