(e)-leaderships

environment, education and information technology
Google

Archives for the ‘khayal’ Category

puncak bukit kelua

By timpakul • Jan 7th, 2008 • Category: khayal

burung layang terbang rendah
mengitari sebuah etalase penelitian hutan tropis
sarangnya baru saja dibangun kembali
setelah dihancurkan demi mempercantik gedung
puncak bukit kelua
memandang menara bisnis pendidikan
beberapa antena mencakar langit
pada tajuk gedung yang dibangun dengan utang
:tanah semakin mengering
pepohonan bersaing diantara gedung
:air semakin menghitam
sungai kian mengering
:udara semakin membusuk
geliat yang tak terlihat
[080107]
:: dari puncak bukit kelua



tolak PLTN !

By timpakul • Jan 2nd, 2008 • Category: khayal

pltn
berbahan baku nuklir
uranium
hanya sedikit
tak beremisi
katanya
tapi
PLTN harus ditolak
solusinya?
listrik tanpa nuklir
[080102]
:: tolak pltn



saat bergantinya tahun

By timpakul • Jan 1st, 2008 • Category: khayal

belum usai prosiding pertemuan perubahan iklim
belum terwujudkan perbincangan di bali
cahaya berpendar di langit malam
satu per satu gas bertebaran di angkasa
langit memerah disertai bunyi terompet
uang terbakar di antara awan menghitam
takkan ada sebuah perubahan
bagi kehidupan generasi anak negeri
bencana ekologi masih silih berganti
kemiskinan kan slalu menghiasi berita pagi
pemodal mencengkeram nafas jiwa
penghisapan kan abadi
bergantinya angka tahun
bukan berarti menggantikan petarung
berjalannya [...]



diam!

By timpakul • Dec 29th, 2007 • Category: khayal

diam saja
tak akan ada terjadi apapun
diam saja
tak akan ada yang menimpa
diam saja
tak akan ada gelisah
diam saja
tak akan ada kata-kata
diam saja
diam!
[071229]
:: tanpa kata-kata



aku berada di balik senjata

By timpakul • Dec 24th, 2007 • Category: khayal

sebilah pisau aku selipkan di balik punggung ini
tak ingin aku tampakkan pada mereka
semua menuding ke arah wajahku
caci maki sumpah serapah
mereka bersumpah dalam kebenarannya
hingga tak ada lagi kebenaran bagi yang lain
atas nama sebuah zat yang tak terlihat
mereka katakan ayat-ayat yang tak kumengerti lagi
satu bingkai kekerasan hadir dalam tubuhku
mematahkan akal pikiran dan aliran darah ke jantung
bilah pisau [...]



seorang perempuan

By timpakul • Dec 22nd, 2007 • Category: khayal

seorang anak perempuan
bermain di sebuah pekarangan rumah yang tak berpepohonan
seorang perempuan lain yang lebih besar membawa sebuah piring
berisikan nasi dengan tempe dan tahu disisinya
anak perempuan itu asik memainkan seutas tali yang mengikat di pagar rumah
sesekali ia menunjuk ke arah awan hitam kelam yang tak jua menurunkan hujan
ia tak pernah tahu dimana ibu yang melahirkannya saat [...]



akasia dan sengon

By timpakul • Dec 6th, 2007 • Category: khayal

sebatang akasia
berserakan di tepi jalan
di sebelah sebuah rumah makan berbahan kedelai
pada taman hutan nan raya
remah kulit kayunya bertebaran
dedauannya mulai mengering hijau kecoklatan
sebatang sengon
runtuh menimpa aspal yang panas
tak ada angin apalagi hujan
sudah terlalui masa panennya
hukum tetap harus tegak
akasia dan sengon
diintrusi dari negeri benua berbeda
mempercepat perluasan kebun kayu
yang jadikan hilangnya sumber kehidupan
bagi anak negeri yang tak lagi [...]



pada sebuah pondok di tepi sawah

By timpakul • Dec 3rd, 2007 • Category: khayal

sore hari
mentari sepenggalahan
seorang bapak dan anaknya sedang duduk
pada sebuah pondok di tepi sawah
matanya memandang aliran air yang bergerak perlahan
menenggelamkan padi yang baru sebulan lalu ia tanam
sungai yang tak jauh dari sawah tak mampu lagi menahan laju air
terlalu banyak sungai itu menampung limpasan air
dari sebuah lahan yang dibuka untuk kompleks perumahan mewah
serta lahan yang dikupas untuk [...]



79 juta

By timpakul • Dec 1st, 2007 • Category: khayal

79 juta
3-5 dolar
ditanam
disiram oleh hujan
dipupuk oleh serasah
dipelihara oleh angin
79 juta
5 juta rupiah setiap petak
tangan serakah membelai
langkah kaki demi sebuah nama
berbuat dari kepentingan tak penting
mengabaikan penghancuran alam
79 juta
pepohonan itu akan menangis
akarnya merintih disela tambang
dedaunnya terbang menyapa kebun sawit
air kuning coklat tersaji di meja makan
keresahan masih harus ada
[071201]
:: gerakan menanam tanpa memelihara



uap

By timpakul • Nov 30th, 2007 • Category: khayal

air
menetes
jatuh di tanah kering
:hilang dalam uap
[071130]
:: ngantuk