ukuran baru lingkungan: 5R

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

bila berbicara tentang ukuran foto, akan sangat ramah dengan istilah 3R, 4R, 5R, 10R, 12R dan R-R lainnya. dalam lingkungan hidup, biasanya sangat ramah dengan istilan 3R, yaitu recycle, reuse, reduce. namun, untuk melestarikan air tanah di Jakarta, saat ini diperkenalkan istilah 5R, yaitu reduce (menghemat), reuse (menggunakan kembali), recycle (mengolah kembali), recharge (mengisi kembali), dan recovery (memfungsikan kembali).

sudah saatnya kota-kota besar di negeri ini mulai menghitung ulang ketersediaan air tanahnya. banyak kota-kota yang melupakan bagian ini dan dengan bangga mengeluarkan Perda tentang retribusi pengambilan air tanah. padahal, air tanah merupakan bagian yang terpenting dalam proses kehidupan. air tanah merupakan penyimpanan air tawar bagi keberlangsungan kehidupan.

begitu maraknya dijual pompa air yang beberapa sangat bertenaga hebat, telah meningkatkan penghisapan air tanah secara massal. belum lagi, pengusaha air minum dalam kemasan lokal melakukan produksi besar-besaran dengan sumber air tanah dari dasar kota. ditambah dengan kenyataan bahwa PDAM (perusahaan daerah air minum) berubah menjadi perusahaan daerah air macet. tak banyak warga yang memperoleh layanannya. akhirnya, air tanah semakin menyusut keberadaannya.

dalam beberapa kasus, menyusutnya air tanah menjadikan masuknya air laut ke dalam daratan. kondisi ini diperparah dengan keberadaan tambang besar yang melakukan pengupasan lahan dan menyisakan kolam-kolam sangat besar, yang menjadikan aliran air laut ikut tertarik mengisi kolam-kolam tersebut.

inisiatif jakarta bisa jadi hal menarik. walau kemudian menjadi terlambat. karena telah banyak lahan basah (situ) di jakarta yang beralih fungsi menjadi pusat perkantoran dan pusat perbelanjaan. juga telah sedikit kawasan terbuka hijau yang tersisa. ditambah dengan kawasan mangrove di pantai utara jakarta telah direklamasi dan diubah menjadi pusat industri dan perumahan mewah.

inilah sebuah realita. kesadaran manusia selalu datang terlambat. disaat bencana ekologi telah semakin rajin menghampiri, maka barulah hadir sebuah kesadaran semu. di saat kematian semakin meningkat, barulah kemudian muncul sebuah kesadaran yang tak jua sadar.

tak penting 5R !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

seikung bamamay celotehan “ ukuran baru lingkungan: 5R ”

  1. Mungkin manusia pada umumnya & manusia Indonesia pada khususnya merasa masih kurang atas semua bencana yang melanda didunia yang ditinggalinya, kalau manusia sudah merasa puas merasakan bencana mereka pasti akan sadar dengan sendirinya.

    [tanggapi]

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>