bermimpi menuju dunia maya
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Pemilihan Rektor Unmul sudah menunggu waktu. Pun hari ulang tahun Unmul menghitung hari. Sejak akhir tahun lalu, Unmul selalu mendengung-dengungkan melajunya Unmul ke dunia internasional, sehingga setiap lulusan Unmul berwajib memiliki nilai TOEFL 400 (untuk S1) dan 450 (untuk S2). Tak ada yang salah dengan kebijakan ini, diluar kepahaman atas pembahasaan Inggris dalam keseharian Unmul yang masih sangat awam.
Sisi lain, sejak awal kelahiran UnmulNet sebagai sebuah mailing-list tempat bertemunya berbagai komponen Unmul di dunia maya, sudah sangat jelas tergambarkan tentang akses Unmul di dunia maya ini. Berbagai ungkap dan gagasan telah dilahirkan. Realisasi? Masih hanya dalam mimpi.
Ketika Unmul memperoleh sambungan internet dari Badan Promosi dan Investasi Daerah Kaltim, pun masih belum dapat termanfaatkan dengan baik. Hingga saat ini, masih berkutat dalam peralatan yang tak pernah henti merusakkan dirinya. Lebih jauh, kondisi topografi Unmul yang berombak seringkali dianggap sebagai penghalang.
Melihat nilai investasi yang digulirkan untuk melahirkan saluran ke dunia maya yang murah (bahkan gratis) bagi komponen di lingkungan Unmul, sebenarnya bukanlah hal yang mustahil. Ada yang menyampaikan seribu rupiah per bulan bagi setiap mahasiswa, maka akses itupun bakal diraih. Kemampuan penyiapan perangkat dan teknologi? Unmul saat ini telah memiliki jurusan Ilmu Komputer, selain juga bertaburannya para komponen Unmul yang beraktivitas dalam dunia-dunia ini.
Hitungan lain adalah dengan menggunakan akses internet satelit (yang walaupun agak mahal), namun dapat digunakan oleh satu fakultas yang berpenghuni seribu lima ratus orang, dengan biaya sepuluh hingga lima belas ribu rupiah setiap bulannya. Masih terlalu mahal? Memang, karena harus menunggu semakin murahnya biaya berselancar di dunia maya di Indonesia.
Mungkinkah mimpi terwujud? Sepertinya masih harus bersabar dengan pemimpin baru, yang semoga adalah seorang pemimpi pula yang mampu menyambungkan mimpi-mimpi ke dalam dunia senyatanya. Sehingga bukan tak mungkin, suatu saat Unmul akan menyelenggarakan konferensi virtual internasional tentang hutan tropis.











Wadah bamamay