utang lunas

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

Indonesia akhirnya terbebas dari belitan utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF). Kamis (5/10) kemarin, Bank Indonesia (BI) memenuhi janjinya. Menjelang pergantian tahun, BI akhirnya benar- benar merealisasikan komitmen untuk melunasi sisa pinjaman Indonesia kepada IMF sebesar 3,2 miliar dolar AS (sekitar Rp 29,44 triliun dengan kurs Rp 9.200 pe rdolar AS). Proses pelunasan dijadwalkan tuntas pekan ini. Indonesia pun kini tak lagi ‘anggota sakit’ IMF. [TribunKal-tim]

Utang Indonesia sudah lunas, tapi yang berasal dari IMF. Koalisi Anti Utang menyebutkan berdasar data terakhir Bappenas 2006, utang negara sudah mencapai US$130 miliar, terdiri dari utang luar negeri US$67,9 miliar dan utang domestik Rp658 triliun. Setiap tahunnya pemerintah harus membayar cicilan utang luar negeri yang jatuh tempo Rp96 triliun, ditambah beban utang dalam negeri Rp60 triliun, sehingga setiap tahun Indonesia harus membayar utang Rp150 triliun - Rp170 triliun. Sehingga masih sangat lama Indonesia bisa terlepas dari belenggu utang.

…. melepaskan Indonesia dari ketergantungan pembangunan berlandaskan utang luar negeri sesungguhnya tidak mustahil. Caranya, mengubah politik anggaran kita dengan menghemat pengeluaran sekaligus mengoptimalkan sisi penerimaan keuangan negara. Kita masih bisa membangun tanpa utang luar negeri walaupun pertumbuhan agak berkurang sedikit. [Dradjad H Wibowo]

Harusnya Indonesia berani menuntut penghapusan utang. Karena telah banyak kekayaan negeri yang dikeruk oleh lembaga maupun negara pemberi utang. Kemewahan dinikmati mereka, kemiskinan dinikmati kita. Saat pemimpin negeri tak mampu bersuara, selayaknya rakyat yang berhenti berdiam diri. Satu suara, HAPUS UTANG LAMA - TOLAK UTANG BARU.

tak penting utang lunas !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>