<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: ini wilayah kami !</title>
	<atom:link href="http://timpakul.hijaubiru.org/wilayah.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://timpakul.hijaubiru.org/wilayah.html</link>
	<description>environment, education and information technology</description>
	<pubDate>Sun, 23 Nov 2008 19:07:41 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7-beta3</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: 17tahun2</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/wilayah.html/comment-page-1#comment-8121</link>
		<dc:creator>17tahun2</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2007 17:44:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/wilayah/#comment-8121</guid>
		<description>Tapi kalau kita gak mampu mengurus tanah kita dengan baik? Kita kita sudah terbukti mengotori tanah sendiri? Tidak mampu melestarikan tanah kita ke generasi mendatang? Kalau dari dulu nenek moyang sampai kita sendiri sekarang hanya bisa menjual tanah demi keuntungan sesaat tanpa mikirin masa depan... apakah gak lebih baik tanah kita jadi tanah mereka saja? APakah pasti lebih buruk? Apakah mereka gak lebih mampu daripada kita?

Sebelum nuduh akan begini begitu mari kita introspeksi dulu... Apa lebih tanah itu jadi milik kita atau milik mereka. Apakah hak darah lebih kuat dari hak tanah?

Menurut saya dia yang benar mencintai tanah kita dialah yang berhak mempunyai tanah itu juga. Apa pun darahnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tapi kalau kita gak mampu mengurus tanah kita dengan baik? Kita kita sudah terbukti mengotori tanah sendiri? Tidak mampu melestarikan tanah kita ke generasi mendatang? Kalau dari dulu nenek moyang sampai kita sendiri sekarang hanya bisa menjual tanah demi keuntungan sesaat tanpa mikirin masa depan&#8230; apakah gak lebih baik tanah kita jadi tanah mereka saja? APakah pasti lebih buruk? Apakah mereka gak lebih mampu daripada kita?</p>
<p>Sebelum nuduh akan begini begitu mari kita introspeksi dulu&#8230; Apa lebih tanah itu jadi milik kita atau milik mereka. Apakah hak darah lebih kuat dari hak tanah?</p>
<p>Menurut saya dia yang benar mencintai tanah kita dialah yang berhak mempunyai tanah itu juga. Apa pun darahnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
